ARTMASPUL: Ruang Bincang Seni, Sastra, Musik, Budaya, dan Praktik Kecerdasan Buatan (AI)

Akhir-akhir ini, panggung kesenian kita sedang riuh-riuhnya. Hingar-bingar eksibisi besar di kota-kota budaya membuktikan bahwa seni tidak pernah mati; ia selalu memantik diskusi, menguji independensi, dan memicu benturan gagasan yang dinamis.

Namun, di tengah gelombang diskursus besar yang sarat modal dan teknologi modern tersebut, sebuah pertanyaan esensial muncul: Ke mana kita harus pulang untuk menemukan kembali kemurnian sebuah karya dan rasa kemanusiaan kita?

Jawabannya mungkin saja tidak berada di galeri megah berlampu sorot, melainkan di sebuah ruang intim di mana kita bisa kembali duduk ngobrol santai dan melingkar.

Merespons denyut zaman yang bergerak serba cepat—di mana kecerdasan buatan (AI) mulai meniru jemari manusia dan realitas sintetik perlahan mengaburkan yang nyata— ARTMASPUL hadir di Bumi Massenrempulu. Kita tidak sedang ingin bersaing dengan megahnya panggung kota, melainkan membawa spirit pencarian itu ke konteks kita sendiri, di Enrekang. Ini adalah ruang jeda untuk merenung, bertukar sapa, dan menjaga apa yang paling berharga: keotentikan rasa, tradisi, dan ekspresi lokal kita.
Mari melingkar, merayakan kemanusiaan, dan merawat yang otentik di era yang kian sintetik.

ARTMASPUL
“Merawat yang Otentik di Era Sintetik”
Sebuah ruang perjumpaan sederhana perihal Seni, Sastra, Musik, Budaya, dan Praktik Kecerdasan Buatan (AI).

Hari/Tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
Waktu: 20:00 WITA
Tempat: Galeri Kulibuku Maspul (Anjungan Sungai Mata Allo, Enrekang)

Ritus Ekspresi: (kondisional)
Pameran • Live Mural • Orasi Kebudayaan • Tari • Tadarus Puisi • Live Musik

You are warmly invited. Sampai jumpa di lingkaran!